Skip to main content

Posts

Ishida Shouya - Perjalanan Menebus Dosa

Beberapa pekan sudah terlewatkan semenjak penayangan perdana Koe no Katachi. Berbagai reaksi netizen terhadap filmnya cukup unik. Ada yang normal ada juga yang bikin geleng-geleng kepala. Mulai dari membahas suara "lucu" Nishimiya, siapa best girl -nya, sifat hypocrite Kawai, sampai ke paha Ueno. Ya, Paha!

[Review] Kuroko no Basket: Last Game

Satu lagi anime movie yang datang ke Indonesia, yaitu Kuroko no Basket: Last Game. Kedatangannya cukup dinanti-nanti terutama bagi yang mengikuti seriesnya. Melanjutkan timeline dari series-nya. Last Game bercerita tentang Jepang yang kedatangan tim basket jalanan bernama Jabberwock , dari Amerika. Mereka datang untuk sebuah pertandingan persahabatan melawan tim Jepang. Sayangnya setelah pertandingan selesai tim Jabberwock menghina tim Jepang. Ayah Riko yang tak terima dengan hinaan tersebut menantang tim Jabberwock untuk bertanding sekali lagi. Dan akhirnya Ayah Riko mengumpulkan kelima anggota Generation of Miracles , Kagami, dan tentu saja Kuroko untuk melawan Jabberwock.

[Review] Koe no Katachi

Satu lagi film layar lebar dari KyoAni yang paling ditunggu-tunggu akhirnya mendaratkan dirinya ke Indonesia setelah penayangan perdananya di Jepang, September tahun lalu. Berkat kerja sama Encore films dan CGV Blitz akhirnya Koe no Katachi bisa didatangkan ke Indonesia. Memang sangat disayangkan jadwal penayangan film ini di Indonesia terkesan terlambat, padahal di Jepang sendiri film ini berbarengan rilis dengan Kimi no Na wa. Dan rasanya alasan lain kenapa film ini terlambat masuk Indonesia adalah karena kalah hype dengan Kimi no Na wa. Mungkin orang-orang lebih mengenal Makoto Shinkai yang memang jelas-jelas sudah mempunyai nama ketimbang Ooima Yoshitoki.

[3 Eps Rule] Sakura Quest

Dikerjakan oleh salah satu studio besar, yaitu P.A Works. Pastinya banyak yang berharap anime ini akan sebagus anime-anime slice of life P.A Works kebanyakan. Anime ini mungkin akan mengingatkan kita dengan Hanasaku Iroha dan juga Shirobako, karena ketiganya memang mengangkat tema yang sama, karakter yang didesain oleh orang yang sama, dan juga dikerjakan oleh studio yang sama.

Aqours First Love Live! ~Step Zero to One!

Mungkin memang kurang tepat bila saya menyebut isi postingan ini dengan sebutan "review" karena sebenarnya yang saya ingin saya sampaikan di postingan ini adalah beberapa hal yang saya rasakan ketika saya menonton first live dari Aqours ini. Tidak perlu membahas terlalu jauh lagi, seperti yang para fans Love Live tau, kalau Februari lalu, Aqours baru saja mengadakan konser pertamanya yang di adakan di Yokohama Arena.

[Review] Charlotte

Mungkin kalian akan bertanya-tanya kenapa saya mereview Anime yang sudah tamat 2 tahun lalu ini. Tetapi sebelum itu, saya ingin menjelaskan kalau saya dapat request dari salah satu teman saya di Kaskus untuk mereview anime-anime jadul. Tetapi karena saya kurang begitu suka dengan anime jadul. Jadi saya putuskan kedepannya mungkin saya akan mereview beberapa anime keluaran tahun 2008 hingga sekarang saja. Mungkin .

[3 Eps Rule] Kobayashi-san Chi no Maid Dragon

Lanjut lagi dengan postingan 3 Eps Rule. Kali ini saya akan membahas sebuah anime yang dikerjakan oleh studio KyoAni di musim ini. Tak disangka KyoAni mengerjakan 1 project lagi, padahal seperti yang kita tahu kalau biasanya KyoAni akan beristirahat selama 1 musim setelah mengerjakan suatu project. Well, tapi siapa sih yang menolak menonton anime-nya KyoAni?